You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kominfotik Jakbar kampanye Keluarga Aman Digital budi
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kominfotik Jakbar Kampanyekan Keluarga Aman Digital

Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Barat, Kamis (20/8), menggelar kegiatan Sosialisasi Security Awareness bertajuk “Keluarga Aman Digital: Melindungi Ibu dan Anak dari Ancaman Siber”. Kegiatan digelar secara daring dan disiarkan melalui akun YouTube Kota Jakarta Barat.

Orang tua perlu melakukan pengawasan penggunaan internet secara bijak

Kepala Seksi Aplikasi Siber dan Statistik (Astik) Suku Dinas Kominfotik Jakarta Barat, Nur Izzuddin mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan terhadap berbagai ancaman siber, khususnya yang menyasar ibu dan anak.

"Penggunaan teknologi dan internet telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan keluarga. Di balik kemudahan tersebut, terdapat berbagai ancaman siber yang dapat menyasar siapa saja. Termasuk ibu dan anak,” ujarnya.

Diskominfotik Petakan Kondisi Eksisting SPBE Perkuat Integrasi Layanan Digital

Ditambahkan Nur, peningkatan kesadaran keamanan siber penting dilakukan untuk melindungi data pribadi, identitas digital, serta lingkungan keluarga dari berbagai bentuk kejahatan dan ancaman di ruang digital.

Sementara Sandiman Ahli Madya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Muhammad Ismu Hadi yang hadir sebagai narasumber, mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam membagikan data pribadi di internet. Ia mengimbau masyarakat agar memilah membagikan data hanya di website resmi.

“Jangan bagikan data pribadi. Data kita bernilai, jadi jangan sampai dimanfaatkan,” tukasnya. 

Ia juga mengingatkan masyarakat tidak sembarangan meng-klik tautan atau membuka konten yang sumbernya tidak jelas, serta jangan memberikan akun dan password kepada pihak lain. Sebab, dapat mengancam identitas personal.

Selain perlindungan data pribadi, Ia juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menggunakan internet. 

Menurutnya, peningkatan penggunaan internet oleh anak-anak turut membawa sejumlah risiko, seperti perundungan siber (cyberbullying), penipuan daring, serta paparan konten berbahaya dan kekerasan.

Ia berharap, edukasi keamanan siber dapat meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengenali dan menghindari berbagai ancaman digital.

"Orang tua perlu melakukan pengawasan dan membatasi penggunaan internet anak secara bijak," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5471 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1931 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1905 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1861 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1679 personAnita Karyati